Hati-hati Penipuan Modus Baru di ATM

Tidak biasanya saya menulis seperti ini yang pertama karna di luar tema blog, dan yang kedua karna saya sudah mulai merasa tidak nyaman menggunakan fasilitas ATM.

Jadi saya tergerak untuk membagikan informasi ini ke sahabat semua. Begini ceritanya, bertahun-tahun bolak balik masuk ATM baru akhir-akhir ini saya sering dimintai tolong kisanak yang mau nitip transfer.  Seingat saya sudah sampai tiga kali bahkan lebih kalau tidak salah.

“Mas, boleh minta tolong ga? nitip transfer! uangnya ada ini nanti saya kasihkan”. Kalimat lain seperti ini “Mas, mau ambil uang kan? saya mau nitip transfer, nanti uang ini buat mas.”

Waktu pertama menghadapi orang seperti itu, dalam hati saya kasihan juga dan sempat berfikir sejenak ingin menolongnya tapi saat itu saya mau transfer dan tidak membutuhkan uang tunai, akhirnya saya tolak secara halus.

Kejadian seperti itu terus berulang walau tetap saya tolak sampai timbul pertanyaan yang belum tahu jawaban pastinya hingga sekarang (karna tidak tanya langsung ke orangnya :) ).

“benarkah cuma minta tolong tanpa niat jahat?”, “kalau mau transfer kok tidak lewat teman sendiri malah nitip ke orang yang tidak dikenal apa tidak punya teman/sodara yang punya ATM?”,”hari gini kok tidak punya ATM?”, “lho kok tidak transfer langsung via bank kan tidak begitu jauh?”, dan pertanyaan lain yang mengganjal pikiran saya.

Disisi lain, saya nyesel juga kenapa tidak saya tolong kan dapat pahala jika ikhlas, seperti yang dikatakan bapak tukang parkir (sempat tanya ke tukang parkir apa ini modus penipuan terbaru).

Masih belum tahu pastinya, yang jelas ada dua kemungkinan, yang pertama benar-benar ingin minta tolong tanpa ada maksud jahat, yang kedua mau menipu atau merugikan kita. Tapi karna maraknya cara seperti ini dan sering menimpa saya (walau tidak sampai jadi korban), maka saya menggambil kesimpulan bahwa ini adalah modus penipuan terbaru.

Lalu yang jadi pertanyaan selanjutnya adalah penipuan yang seperti apa, nipunya gimana? kita ruginya dimana? saya browsing jawabanya adalah uang palsu

Ini saya kutip pesan hati-hati yang beredar internet

Hati-hati jika berada di ATM Anda lihat org memegang segepok uang tunai. Setelah itu, dia akan menoleh ke anda.

“Bisa tolong saya? Uang tunai ini silahkan diambil. Tapi tolong saya ditransferkn sejumlah uang yg saya berikan ini?”

Kalau anda mengikuti permintaan org itu, berarti anda mentransfer uang asli anda ke rekening dia. Sementara uang yang anda terima adalah uang palsu.

Tolong sebarkan berita ini ke org2 yg penting untuk anda.

modus baru penipuan di sekitar ATM…!

Jadi kesimpulanya, jika kita menjumpai orang seperti itu di ATM silahkan pilih menolong atau menolaknya, jika mau menolong pastikan dulu bahwa uang yang kita terima itu asli dan kalau bisa minta KTPnya :)


6 responses to “Hati-hati Penipuan Modus Baru di ATM”

  1. Rozak says:

    iya, aku juga pernah mau ditipu di atm BNI di cabang simpang limun medan. Modusnya ibu-ibu bawa buku tabungan isinya uang, tiba-tiba masuk ke dalam bilik atm. Aku langsung cabut kartu atm. Lalu ibu itu berkata minta tolong transfer uang karena bank tutup. Lalu aku bilang minta tolong sama satpam bank saja. Ibu itu bilang uang satpam gak cukup. Padahal belum ada ditanya sama satpam. Lalu aku bilang, kartu atm ini bukan punyaku, aku hanya disuruh. Sebelum ibu itu pergi aku gak melakukan transaksi, aku tunggu 5 menit baru ibu itu mau keluar. Modusnya ada 3 orang yg bekerja. Satu orang membawa sepeda motor membawa ibu tadi. Satu lagi berdiri di dekat pintu atm. Jadi ketika aku masuk, aku lihat ada 2 orang laki-laki yg memperhatikanku. Sedangkan si ibu tadi pura-pura bertanya kepada satpam. Aku dengar katanya bank sudah tutup ya. Lalu aku masuk, ibu itu pun tanpa ketuk pintu langsung masuk juga. Itulah pengalamanku. Setajam itukah perut sampai agama & Tuhan tidak ada artinya lagi.

  2. 1Rozak says:

    1 Penipuan yg ke 2 adalah kira-kira 3 bulan yg lalu aku ditelepon orang yg mengaku kepala cabang dari telkomsel di jakarta. Ucapannya selamat hari raya idul fitri. Katanya selamat anda menang undian berhadiah. Katanya lagi untuk memproses hadiah harus menuju ATM. katanya lagi dia akan menuntun jangan matikan handphone. Padahal aku lagi dikamar mengetik laporan PKL. Ditanya dia, berapa jauh ATM. Aku jawab 200 meter. Lalu dibilangnya silahkan berjalan jangan matikan handphone. Ditunggunya 10 menit, dibilangnya sudah sampai. Ku jawab 50 meter lagi. Padahal aku lagi mengetik di kamar. Trik penipu ini matikan hp seolah-olah aku yg putuskan. Maklum penipu kere, takut habis pulsanya. Lalu diteleponnya lagi aku bilang ohh atm nya rusak. Jadi bagaimana pak ? Dijawabnya atm terdekat berapa meter. Ku jawab 200 meter lagi. Jadi dibilang silahkan jalan. Setelah 20 menit diputusnya lalu ditelepon lagi. Sambil mengancam bahwa ada 10 orang lagi yg berhak mendapat hadiah dari telkomsel, anda serius tidak. Padahal aku lagi BBS/Bobok bobok siang di tempat tidur. Hampir 60 menit dia meneleponku. Diseberang telepon ku dengar kalau begini terus pulsaku bisa habis. Lalu dia merepet samaku. Lalu ku tanya bapak orang apa kok logat bicaranya ke daerahan sekali. Lalu dibilangnya saya orang jakarta, orang telkomsel. Lalu saya tanya suku bapak apa. Dijawabnya melayu suku asli jakarta. Loh sejak kapan jakarta suku asli melayu, ku bilang apa tidak salah, setauku suku betawi. Kalau melayu kan bagian barat indonesia atau dari malaysia. Lalu penipu yg mengaku kepala cabang telkomsel jakarta berkata. Anda niat gak dapat hadiah ini atau saya berikan kepada orang lain. Karena kesal saya balik bertanya. Bapak agama apa. Dijawabnya islam. Lalu aku bilang, masih seminggu yg lalu bapak merayakan idul fitri, jadi manusia yg bersih & masih sebulan yg lalu bapak puasa 30 hari, tapi hari ini bapak kembali menipu. Sesaat dia terdiam mungkin hati kecilnya sedih Lalu diseberang telepon dia berkata ahh.. Sudahlah. Ditutup teleponnya. Rupanya 2 hari kemudian aku baca berita di koran SIB koran medan. Ibu rumahtangga ditipu 17 juta sama orang yg mengaku dari telkomsel. Waduh, kemana ya operator telkomsel. Sepertinya lepas tangan. Padahal di pembelian kartu perdana ditulis kartu dapat diblokir jika melawan hukum. Apa pihak telkomsel tidak tanggap ada orang yg mengatasnamakan telkomsel. Kenapa telkomsel tidak memberi trik menghadapi penipu & pihak telkomsel juga membuat nomor kontak dimana jika sampai 2 orang ada yg mengadu ke nomor simpati yg sama dengan syarat memberi nomor KTP nama & alamat, maka detik itu juga nomor telkomsel itu harus di nonaktifkan & untuk mengaktifkannya harus datang ke gerai telkomsel.

  3. olivia says:

    Hem..td sore aq juga dimintai tlg transfer sm orang yg ngakunya dr polsek.lgsg search nih ttg penipuan..hehehe..bilangnya buat bayar apa gitu..sambil pegang uang 300rb.katanya biasanya dia setor tunai,tp mesinnya lagi gak bisa.yang bikin agak curiga..dia hafal betul nmr rekening yg mau dia transfer.aq udah nolak mati2an,dia tetep ngeyel.ahirnya,jadi juga nolongin transfer.si bapak bilang makasih2 mulu..nyampe rumah,uang ku cek,,asli semua..rekening di bank kulihat dr M banking..juga nggak berkurang.haduuh..msh was2 Siihh.semoga gak ada apa2…

  4. Bulan kemarin aku jga pas mw ngambil uang ke atm ada org yg minta transfer dia nyelonongin uang 3 ratus rbu, untung aja aku gak nolongin dia soalnya pas aku baca2 d internet tentang penipuan atm setelah kita mau transfer sejumlah uang yg d minta orang itu, orang itu akan minta kita nambahin angka “0” satu lg pura2 jumlah angka 0 yg kita ketik kurang

  5. Uyeng says:

    Saya jg sempat was2..pasalnya udah dua kali sya dimintai tolong transfer..yg pertama sya tolak dgn alasan saldo tdk ada. Tp yg kedua terjadi beberapa jam yg lalu.seorang bpk2 minta ditransferkan uang ke rekening anaknya 300rb..dg pertimbangan hari ini sabtu dan sudah sore akhirnya sya menolong bpk tsb setelah memastikan uang yg diberikannya asli..semoga ini bukan modus baru…

  6. Mando says:

    Sekarang modus transfer seperti itu ada juga digunakan untuk transaksi narkoba. Jadi seseorang transaksi narkoba tidak mengunakan rekening sendiri untuk transfer uang pembelian. Apabila gembong narkoba tertangkap dan rekeningnya dibuka siapa saja yang transaksi narkoba,,,anda yang berniat membantu (ikhlas coy,,!) jadi sebagai pembeli narkoba

Leave a Reply